SPPG Songgom Gekbrong Jadi Contoh, Dapur MBG Paling Proper di Cianjur

#INFOCJR – Di tengah maraknya kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah, SPPG Songgom Gekbrong di Kampung Pondok Lame, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, justru menjadi contoh dapur pengelola MBG yang dinilai paling proper dan higienis.
Dapur tersebut diresmikan pada 12 Mei 2025 oleh Deden Suganda, Ketua Yayasan Cahaya Adede Lestari sekaligus penanggung jawab SPPG. Ia menegaskan pentingnya penerapan standar operasional dalam pengelolaan dapur MBG. “Kami membangun dapur ini dari nol agar sesuai pedoman pusat. Semua aspek diperhatikan, mulai dari perlengkapan, alat makan, hingga sirkulasi udara dan kebersihan ruang,” ujar Deden.
Selain memiliki fasilitas yang memadai, dapur ini juga melibatkan 47 relawan bersertifikat penjamah makanan, hasil pelatihan yang dipimpin oleh Kepala SPPG Gekbrong Hasir, M.E dan pengawasan langsung dari Febil Bilbirri Saputra, S.Ak. Saat ini, pihak SPPG tengah memproses Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Sertifikat Halal melalui lembaga resmi guna memperkuat kepercayaan publik terhadap keamanan pangan.
Meski sempat dikaitkan dengan dugaan keracunan di SD dan SMP Raudhatul Muttaqin pada 9 Oktober 2025, pihak SPPG menegaskan bahwa informasi tersebut masih perlu penelitian lebih lanjut. “Efek keracunan akibat bakteri biasanya muncul empat jam setelah konsumsi, sementara kejadian di lapangan hanya berselang satu jam,” jelas perwakilan SPPG. Dengan penerapan standar tinggi dan transparansi, SPPG Songgom Gekbrong kini menjadi rujukan utama dapur MBG di Kabupaten Cianjur.

