Bupati Cianjur Resmikan Rumah Manjur Bebenah

 Bupati Cianjur Resmikan Rumah Manjur Bebenah



#INFOCJR – Bupati Cianjur H. Herman Suherman dan Wakil Bupati Cianjur Tb Mulyana Syahrudin meresmikan Rumah Manjur Bebenah (Mantuan Dulur Ngawangun Imah Merenah Genah Tur Tumaninah) atas nama Bapak Ipung di Kampung Nyantoni RT 01 RW 06 Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Senin (23/8/21).

Rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni (Rutilahu) ini merupakan program inovasi yang digagas Dinas Sosial Kabupaten Cianjur dalam rangka 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Cianjur.

Bupati Cianjur melalui Wakil Bupati Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Cianjur atas terwujudnya program tersebut.

“Ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Cianjur terhadap warganya, terlebih dalam hal ini pemerintah melibatkan swadaya semua elemen masyarakat,” katanya.

Menurut dia, sejauh ini pihaknya ingin mengukur sejauh mana tingkat kesadaran dan kegotongroyongan masyarakat dalam penanganan rumah tidak layak huni.

“Dan alhamdulillah dalam pelaksanaan program Manjur Bebenah ini simpati, kolaborasi dan partisipasi masyarakat masih sangat terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Sosial Kabupaten Cianjur, Amad Mutawali menuturkan, proses pembangunan rutilahu atas nama Bapak Ipung tersebut hanya membutuhkan waktu selama 14 hari.

“Dalam pembangunan kita tidak ingin gegabah, status tanahnya pun kita pastikan miliknya, dengan panjang 6 meter dan lebar 4 meter, yang terpenting atapnya layak, lantainya layak dan dindingnya layak,” ungkapnya.

“Kita targetkan pembangunan sebanyak-banyaknya, karena semakin banyak yang kita bangun berarti terlihat nilai ukur kegotongroyongan masyarakat semakin tinggi,” ucapnya.

Adapun untuk program lain, pada hari Rabu, (25/8/21), Dinas Sosial akan melaunching program pusat layanan sosial dan bengkel kreatif sosial.

“Jadi untuk pusat layanan sosial nanti pelayanannya diarahkan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) semoga semua yang termasuk didalam PPKS seperti pakir miskin bisa kita layani. Sedangkan bengkel kreatif sosial nanti arahnya kepada pelatihan, bagaimana meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang misalnya disabilitas, anak terlantar, lansia terlantar, lansia produktif kita bantu kita arahkan ke pelatihan-pelatihan,” pungkasnya.***(Riswandi)




infocianjur

http://infocianjur.dev

dari Cianjur untuk Indonesia