Ratusan Massa Gelar Unjuk Rasa di PN Cianjur, Soroti Dugaan Mafia Tanah

 Ratusan Massa Gelar Unjuk Rasa di PN Cianjur, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cianjur Anti Mafia Tanah menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Cianjur, Rabu (15/4/2026),

INFOCIANJUR – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cianjur Anti Mafia Tanah menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Cianjur, Rabu (15/4/2026), untuk menuntut penegakan hukum atas dugaan praktik mafia tanah di wilayah tersebut.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu diikuti sekitar 200 orang peserta, dengan titik kumpul di GGM Panembong sebelum bergerak menuju lokasi aksi. Massa membawa spanduk, poster, serta melakukan orasi menggunakan mobil komando dan pengeras suara.

Koordinator aksi Rohimat alias Joker, didampingi Reggy Muharam, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk desakan kepada aparat penegak hukum agar serius mengusut dugaan mafia tanah yang dinilai merugikan masyarakat dan mencederai keadilan.

Menurut Rohimat, sengketa lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) Nomor 1 dan Nomor 2 di wilayah Cikancana seluas sekitar 461,9 hektare menjadi inti persoalan. Ia menyebut terdapat dugaan penguasaan lahan secara ilegal melalui penerbitan ratusan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dinilai cacat hukum.

Ia juga menyoroti adanya putusan Mahkamah Agung yang memenangkan PT Mutiara Bumi Parahyangan sebagai pemilik sah lahan, namun di lapangan muncul sertifikat atas nama pihak lain yang diduga difasilitasi oleh oknum aparat.

Selain itu, massa menilai terdapat dugaan manipulasi administrasi wilayah desa, pemalsuan dokumen, serta penyalahgunaan program reforma agraria yang seharusnya diperuntukkan bagi petani lokal.

Dalam pernyataan sikapnya, aliansi mengutuk keras praktik mafia tanah dan mendesak penegakan supremasi hukum, termasuk penghormatan terhadap putusan Mahkamah Agung terkait kepemilikan lahan tersebut.

Mereka juga menuntut pembatalan sekitar 727 SHM yang dinilai bermasalah serta evaluasi terhadap oknum aparat yang diduga terlibat.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan terpantau berjalan tertib hingga selesai.***






infocianjur

http://infocianjur.dev

dari Cianjur untuk Indonesia