dr. Yusuf Nugraha Calon Penerima Anugerah Satya Lencana




#INFOCJR – Pemilik Klinik Harapan Sehat dr. Yusuf Nugraha mendapatkan kesempatan sebagai calon penerima penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial (SLKS). Sebelum menerima penghargaan tersebut, Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan verifikasi lapangan dan validasi data di Klinik Harapan Sehat, Selasa (12/11/2019).

Hadir dalam utusan tersebut Kabag Penganugerahan, Setmilpres Kolonel Erwan Hartono, Kasie Restorasi Sosial Mohamad Azam dan Staf K2KRS Hendhi Tya Firmansyah.

Kabag Penganugerahan, Setmilpres Kolonel Erwan Hartono mengatakan, penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial (SLKS) merupakan penghargaan dari negara, saat ini melaksanakan verifikasi terdahulu dan nantinya akan diberikan kepada Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan kemudian memberikan pertimbangannya langsung kepada Presiden RI.

“Kita melihat apa yang sudah kami dengar apa yang sudah kami baca dan yang dipaparkan dr. Yusuf bahwa penilaian nanti kami akan sajikan kepada Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, dimana Dewan ini nantinya akan memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk ditetapkan dalam keputusan Presiden diantaranya memang beliau layak untuk mendapatkan apa yang kita usulkan,” paparnya.

Hal senada diungkapkan Kasie Restorasi Sosial Mohamad Azam mengatakan, bahwa usulan ini memang Kementerian Sosial mencari di berbagai wilayah di seluruh Indonesia orang-orang yang memang memiliki keinginan dan kemampuan dan mereka juga menginspirasi untuk generasi muda.

“Ini adalah penghargaan tertinggi dari Negara dalam bidang sosial kemanusiaan keberadaan usulan ini memang Kementerian Sosial mencari di berbagai wilayah di seluruh Indonesia orang-orang yang memang memiliki keinginan dan kemampuan dan mereka juga menginspirasi untuk generasi muda, apa yang sudah dilakukan itu memudahkan orang untuk melihat rangkaian aktifitas,” paparnya.

Sementara dr. Yusuf Nugraha pada kesempatan tersebut mengucapkan rasa syukur atas apresiasi yang telah diberikan, namun Ia juga menuturkan bahwa penghargaan bukan segalanya, tanpa penghargaan harus tetap berjalan.

“Alhamdulillah hari ini saya kedatangan tamu dari Sekretariat Kepresidenan dan Kementerian Sosial yang hari ini beliau mengusulkan nama saya untuk mendapatkan penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial 2019, bagi saya penghargaan bukan segala-galanya penghargaan juga bukan tujuan akhir tapi jika ada yang mengapresiasi kita mengucap syukur tapi tanpa ada penghargaan pun kita tetap berjalan karena bahwa Negara ini Ibu Pertiwi ini membutuhkan kita semua agar mereka tersenyum, memang kita tidak ada persiapan apapun kita terbuka biar para penilai mencari penilaiannya secara langsung dilapangan,” Imbuhnya. (Ghienz)




dari Cianjur untuk Indonesia