Jawa BaratNEWSSeputar Cianjur

Lengser dari DPRD, Abdul Azis Duduki Kursi Ketua Koni Cianjur




#INFOCJR – Abdul Azis Sefudin resmi terpilih menjadi Ketua KONI Kabupaten Cianjur periode 2022 – 2026 secara Aklamasi pada Musorkab KONI Kabupaten Cianjur tahun 2022 yang digelar di Aula KONI Cianjur, Sabtu (14/05/2022).

Berdasarkan informasi yang diperoleh menantu orang nomor satu di Kabupaten Cianjur mendaftarkan diri untuk maju menjadi calon ketua KONI sehari sebelum dilaksanakannya Musorkab KONI Kabupaten Cianjur.

Diketahui, sebelumnya politikus Abdul Azis Sefudin mengundurkan diri dari kursi anggota DPRD dan kepengurusan Partai NasDem Cianjur.

“Agak kaget juga mas kalau pa Azis daftar jadi ketua KONI, sepengetahuan kita ada beberapa nama yang sebelumnya akan mencalonkan dan dulu belum ada nama pa Azis,” ucap seorang warga Cianjur yang tidak mau disebutkan namanya saat ditanya perihal tersebut, Sabtu (14/05/2022).

Sementara itu rangkaian kegiatan Musorkab yang juga dihadiri Ketua 1 KONI Provinsi Jawa Barat, Ferdy Yosef, diisi dengan penyampaian laporan pertanggung jawaban ketua KONI sebelumnya yaitu Iwan Rio Mustafa dan dilanjutkan dengan sidang pleno pemilihan ketua KONI kabupaten Cianjur periode 2022 – 2026.

Dalam sidang pleno diputuskan Abdul Azis Sefudin terpilih menjadi ketua secara Aklamasi karena menjadi calon tunggal dalam pemilihan ketua KONI tersebut.

Ketua 1 KONI Jabar, Ferdy Yosef mengatakan Musorkab ini adalah satu bagian yang tidak terpisahkan dalam AD ART yang ada, apresiasi dengan kepungurusan dan panitia yang bisa melaksanakan Musorkab dengan lancar dan kondusif dan dengan terpilihnya ketua yang baru bisa dapat meningkatkan lagi prestasi KONI termasuk prasarana dan sarana olahraga di kabupaten Cianjur.

“Apresiasi dengan KONI Kabupaten Cianjur pelaksanaan Musorkab berjalan lancar dan kondusif, khusus untuk ketua terpilih semoga kedepan bisa meningkatkan prestasi dan sarana prasarana olahraga untuk kabupaten Cianjur,” kata Yosef usai acara Musorkab.

Sementara itu ketua terpilih Abdul Azis Sefudin mengatakan langkah awal yang dilakukan akan inventarisir melanjutkan perjuangan ketua sebelumnya bagaimana caranya melanjutkan cita-cita KONI Cianjur semakin meningkat baik prestasi dan lainnya.

“Yang jelas dalam waktu dekat ini kita punya pekerjaan untuk menghadapi Porprov, jadi kita harus kerja keras agar target yang diharapkan menjadi yang terbaik minimal masuk ke 20 besar memperbaiki peringkat kita yang berada di 25 se-Jabar,” kata Azis.

Saat ditanya apakah akan ada perombakan kepengurusan dalam kepemimpinannya, Azis menjelaskan pihaknya nanti akan merumuskan dengan berdiskusi dengan pengurus lama bagaimana menentukan orang-orang yang berkompeten.

“Nanti kita akan rumuskan dan berdiskusi serta meminta masukan pengurus lama untuk menentukan orang-orang yang berkompeten,” tutupnya.***(Ghienz)




1608 posts

About author
dari Cianjur untuk Indonesia
Articles
Related posts
Jawa BaratNEWSSeputar Cianjur

ARWT Cianjur Akan Tambahkan Insentif RT RW Jadi 500 Ribu

1 Mins read
#INFOCJR – Ketua Asosiasi Rukun Warga dan Tetangga (ARWT) Kabupaten Cianjur, mengaku sudah melaksanakan Pengajuan untuk tambahan insentif para RT di Kabupaten Cianjur. “Sudah, kan asalnya 400 ribu ditambahin 100 ribu jadi 500 ribu,” ujar Ketua ARWT Indonesia DPC Cianjur, Ichwan Nez, di Cianjur, Kamis (26/5/2022).
Cianjur ManjurJawa BaratNEWSSeputar Cianjur

Ketua Koni Jabar Lantik Pengurus Koni Cianjur Masa Bakti 2022-2026

1 Mins read
#INFOCJR – Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Jawa Barat, Ahmad Saefudin, melantik Ketua Umum KONI Kabupaten Cianjur masa bakti 2022-2026 Muhammad Abdul Azis Sefudin dengan pengurus lainnya di Pancaniti Pendopo Cianjur, Kamis (26/05/2022). Ahmad Saefudin mengatakan, saat ini olahraga di Jawa Barat menjadi barometer, bahkan telah dipertimbangkan oleh Kemenpora. Kendati demikian, menurut Ahmad, olahraga ini membutuhkan anggaran, untuk kebutuhan para atlet, tentunya diperlukan keseriusan di setiap wilayah.
Jawa BaratNEWSSeputar Cianjur

Warga Desa Margaluyu Tanggeung Geruduk Kejari Cianjur, Pertanyakan Proses Laporan Kasus Kades Bermasalah

2 Mins read
#INFOCJR – Puluhan warga masyarakat Desa Margaluyu, Kecamatan Tanggeung Cianjur Selatan, beserta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Prabhu Indonesia melakukan aksi unjuk rasa (Unras) ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, Rabu (25/05/2022). Aksi unras tersebut dalam rangka mempertanyakan terkait proses laporan beberapa kasus Kepala Desa Margaluyu, Kecamatan Tanggeung yang beberapa bulan lalu mereka laporkan ke Kejaksaan Negeri Cianjur. “Aksi ini kita lakukan untuk mempertanyakan terkait laporan yang kita sampaikan soal Kades Margaluyu, yang sampai saat ini belum ada titik terang prosesnya,” ucap Hendra Malik, Koordinator Aksi yang juga Ketua LSM Prabhu Indonesia di sela-sela aksi. Hendra menerangkan dari hasil audensi dengan pihak Kejaksaan Negeri Cianjur yang diwakili Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Brian Kukuh Mediarto, pihak Kejari Cianjur berjanji akan secepatnya melakukan tahapan proses terkait laporan tersebut. “Alhamdulillah tadi kita telah diterima kasi pidsus mewakili Kejari Cianjur dan telah meyakinkan warga Margaluyu bahwa minggu depan akan ada proses pemanggilan terhadap Kepala Desa,” terang Hendra. Hendra menegaskan jika minggu depan tidak ada pemanggilan kepada oknum kades tersebut sesuai janji pihak Kejari Cianjur, pihaknya beserta seluruh warga Desa Margaluyu akan mengepung Kejari Cianjur. “Jika minggu depan tidak ada pemanggilan terhadap oknum kades tersebut, kami pasitikan kita dan seluruh warga Margaluyu akan mengepung kantor Kejari Cianjur, untuk kembali menagih janji,” tegas Hendra. Sementara itu Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cianjur, Brian Kukuh Mediarto mengatakan, pihaknya akan mengupayakan secepatnya melakukan proses terkait laporan masyarakat ini. “Dengan kemampuan SDM yang ada secepatnya kita upayakan proses terkait full data dan full bucket soal laporan ini, insyaallah mulai minggu depan kita mulai prosesnya,” kata Brian. Brian menjelaskan sebagai awal proses pihaknya akan melakukan proses pemanggilan terhadap yang bersangkutan atau terlapor untuk mengetahui terkait apa yang dilaporkan serta data apa yang dibawa. “Proses awal kita akan lakukan pemanggilan terhadap terlapor dulu, untuk mengetahui terkait apa yang dilaporkan,” jelas Brian. Brian menegaskan tidak ada perkara yang tidak diproses, pasti semuanya akan diproses hanya memang butuh waktu apalagi dengan kondisi secara fakta Kejari Cianjur tenaga SDM-nya terbatas yang mungkin menjadi kendala dalam mempercepat proses perkara atau laporan. “Kendalanya agak klasik juga tapi faktanya memang begitu tenaga SDM kita terbatas, namun kita tegaskan tidak ada perkara yang tidak diproses pasti semuanya akan diproses dan butuh waktu,” tandas Brian. Diketahui warga Desa Margaluyu, Kecamatan Tanggeung melaporkan Kepala Desa Margaluyu ke Kejaksaan Negeri Cianjur pada tanggal 17 Februari 2022 atas dugaan penyelewengan dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2020 dan 2021 serta dugaan pemotongan dana bansos. Dugaan penyelewengan anggaran tersebut terungkap menyusul pengakuan oknum Kades dan BPD yang akan mengembalikan dana bersumber dari DD dan ADD sebesar Rp 212 juta. (Ghienz)