NasDem Yakin Menangkan Pileg dan Pilpres Cianjur




#INFOCJR – Partai NasDem Kabupaten Cianjur memanaskan mesin politiknya menyusul semakin mendekati pelaksanaan Pemilu 2019. Partai besutan Surya Paloh itu menggelar konsolidasi pemenangan di Hotel Ayola, Cipanas, Rabu (20/2).

Targetnya tak hanya memenangkan Pemilihan Legislatif, tapi juga Pemilihan Presiden. Kegiatan ini dihadiri 50 orang caleg kabupaten, 6 orang caleg provinsi, dan 9 caleg DPR RI.

“Kami siap memenangkan Pileg dan Pilpres 2019. Pada Pileg kami targetkan 2 kursi untuk DPR RI, 2 kursi DPRD provinsi, dan 10 kursi DPRD kabupaten. Sedangkan untuk Pilpres, NasDem berkomitmen dengan partai koalisi di Cianjur memenangkan suara pasangan no Urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dengan target 70 persen,” terang Sekjen DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur, Muhammad Abdul Azis Sefudin, didampingi Ketua Bappilu NasDem, Deni Abdul Kholik, Rabu (20/2).

Target tersebut dinilai tak muluk-muluk. Pasalnya, Partai NasDem memiliki jaringan kuat yang akan difokuskan di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 32 kecamatan.

“Kami juga memiliki caleg potensial di setiap dapil (daerah pemilihan). Jaringan Partai NasDem sudah teruji dan mengakar di masing-masing wilayah,” tambah Ketua DPD NasDem Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh.

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustofa, didampingi Korda Jabar III Onni S Sandi menerangkan, konsolidasi ini memberikan semangat baru untuk kemenangan NasDem di Cianjur.
Saan menerangkan, caleg NasDem Cianjur, memiliki kualitas dan potensi yang sangat baik di masyarakat. Apalagi caleg NasDem kebanyakan memiliki rekam jejak sangat baik di panggung politik di Cianjur.

“Kami optimis dengan potensi dan kualitas caleg. Perolehan kursi akan tercapai sesuai harapan,” tegasnya.
Sementara itu, setelah selesai pembukaan. Acara dilanjutkan materi dari Ketua KPUD Cianjur, Hilman Wahyudi dengan materi penghitungan menggunakan metode saint league serta kewajiban caleg melaporkan dana kampanye. Sedangkan dari Bawaslu disii oleh Komisioner Bawaslu Yuyun Yunardi memberikan materi pidana dan proses ajudikasi pemilu, serta dari konsultan politik Indikator. Hendro Prastyo. (**)




dari Cianjur untuk Indonesia