ODP Covid-19 Meningkat, Bupati : PSBB di Cianjur Kemungkinan Diperpanjang




#INFOCJR – Bupati Cianjur H. Herman Suherman menegaskan pelaksanaan PSBB di Kabupaten Cianjur kemungkinan bisa diperpanjang.

Hal tersebut dikatakan orang nomor satu di Cianjur ini, saat memimpin pelaksaan Screening Awal Covid-19 melalui Rapid Test di Pasar Induk Cianjur, Jebrod Pasirhayam Desa Sirnagalih Kec. Cilaku Cianjur, Senin (18/5/2020).

“Melihat kondisi dan perkembangan yang ada, setelah nanti kita evaluasi bisa saja PSBB di Cianjur diperpanjang,” kata Bupati melalui microfon dari dalam kendaraan khusus Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab. Cianjur.

Menurut laporan yang diterimanya, kata Bupati, warga dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Cianjur mengalami peningkatan seiring dengan belum efektifnya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa Barat di Kabupaten Cianjur dalam sepekan terakhir ini.

“Saya berharap warga bisa tetap mematuhi protokol kesehatan yang disarankan, agar kita semua terhindar dari wabah Covid-19 ini,” kata Bupati.

Sementara itu berdasarkan laporan resmi dari Posko Gugus Percepatan Penanganan Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur disebutkan, ODP di Kab. Cianjur perhari Senin 18 Mei 2020 pukul 12.00 berjumlah 809 orang, 7 diantaranya meninggal dunia.

Dari jumlah itu sebanyak 592 orang selesai pemantauan dan sisanya 217 orang masih dalam status pemantauan.

Disebutkan hingga kini sudah ada 5 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Berhasil sembuh 2 orang, positif aktif 2 orang dan 1 orang meninggal dunia.

Data lainnya terkait Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 68 orang, dinyatakan selesai PDP 29 orang dengan 18 diantaranya meninggal dunia. Sisanya sebanyak 39 orang masih dalam pengawasan.

Dari data yang ada jumlah warga Cianjur yang meninggal baik positif, PDP dan ODP Covid-19 berjumlah 26 orang.***




dari Cianjur untuk Indonesia