Jawa BaratNEWSSeputar Cianjur

Polres Cianjur Tangkap Dua Pemuda yang Geber-geberkan Motor Jelang Salat Ied




#INFIOCJR – Polres Cianjur berhasil mengamankan dua pemuda yang sempat menggeber-geber motor knalpot bising jelang warga salat id, diketahui kejadian tersebut tejadi pada Senin, 02 Mei 2022 pukul 05.30 WIB di Jl. Prof Moch Yamin Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur di depan Masjid Al-Furqon.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, kejadian tersebut dipicu oleh adanya perselisihan pada saat dijalan, ada satu pengendara yang bertujuan menuju ke masjid untuk melaksanakan salat id, dan pada saat di jalan berpapasan dengan dua pelaku ini dan hampir bertabrakan, sehingga ada kekesalan dari para pelaku ini dan sempat mengejar dan bertemu di depan masjid Al-Furqon, dan disana pelaku bolak balik menggeber kendaraanya sebagai bentuk kekesalan.

“Kedua pelaku sudah kita amankan, keduanya masih dibawah umur dan sudah kita hadirkan orang tua dari kedua pemuda tersebut, dan mengakui bahwa kejadian tersebut benar adanya dan mengklarifikasi juga bahwa tidak ada maksud untuk mengganggu jalannya salat id, tetapi lebih kepada bentuk kekesalan terhadap salah satu Jemaah yang akan melaksanakan salat id disana.” Ucap Kapolres Cianjur saat memimpin Konferensi Pers di Lapangan Mapolres Cianjur, Kamis (05/05).

Doni menambahkan, kedua pelaku tersebut dalam pengaruh alkohol, pelaku diancam dengan Pasal Pasal 172 KUHP dan Pasal 503 KUHP dengan hukuman kurungan tiga hari dan selama-lamanya tiga minggu. Kedua pelaku dikembalikan ke pihak orang tua karena pelakunya masih dibawah umur dan dari DKM Masjid Al-Furqon tidak menuntut untuk diproses secara hukum.***




1608 posts

About author
dari Cianjur untuk Indonesia
Articles
Related posts
Jawa BaratNEWSSeputar Cianjur

ARWT Cianjur Akan Tambahkan Insentif RT RW Jadi 500 Ribu

1 Mins read
#INFOCJR – Ketua Asosiasi Rukun Warga dan Tetangga (ARWT) Kabupaten Cianjur, mengaku sudah melaksanakan Pengajuan untuk tambahan insentif para RT di Kabupaten Cianjur. “Sudah, kan asalnya 400 ribu ditambahin 100 ribu jadi 500 ribu,” ujar Ketua ARWT Indonesia DPC Cianjur, Ichwan Nez, di Cianjur, Kamis (26/5/2022).
Cianjur ManjurJawa BaratNEWSSeputar Cianjur

Ketua Koni Jabar Lantik Pengurus Koni Cianjur Masa Bakti 2022-2026

1 Mins read
#INFOCJR – Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Jawa Barat, Ahmad Saefudin, melantik Ketua Umum KONI Kabupaten Cianjur masa bakti 2022-2026 Muhammad Abdul Azis Sefudin dengan pengurus lainnya di Pancaniti Pendopo Cianjur, Kamis (26/05/2022). Ahmad Saefudin mengatakan, saat ini olahraga di Jawa Barat menjadi barometer, bahkan telah dipertimbangkan oleh Kemenpora. Kendati demikian, menurut Ahmad, olahraga ini membutuhkan anggaran, untuk kebutuhan para atlet, tentunya diperlukan keseriusan di setiap wilayah.
Jawa BaratNEWSSeputar Cianjur

Warga Desa Margaluyu Tanggeung Geruduk Kejari Cianjur, Pertanyakan Proses Laporan Kasus Kades Bermasalah

2 Mins read
#INFOCJR – Puluhan warga masyarakat Desa Margaluyu, Kecamatan Tanggeung Cianjur Selatan, beserta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Prabhu Indonesia melakukan aksi unjuk rasa (Unras) ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, Rabu (25/05/2022). Aksi unras tersebut dalam rangka mempertanyakan terkait proses laporan beberapa kasus Kepala Desa Margaluyu, Kecamatan Tanggeung yang beberapa bulan lalu mereka laporkan ke Kejaksaan Negeri Cianjur. “Aksi ini kita lakukan untuk mempertanyakan terkait laporan yang kita sampaikan soal Kades Margaluyu, yang sampai saat ini belum ada titik terang prosesnya,” ucap Hendra Malik, Koordinator Aksi yang juga Ketua LSM Prabhu Indonesia di sela-sela aksi. Hendra menerangkan dari hasil audensi dengan pihak Kejaksaan Negeri Cianjur yang diwakili Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Brian Kukuh Mediarto, pihak Kejari Cianjur berjanji akan secepatnya melakukan tahapan proses terkait laporan tersebut. “Alhamdulillah tadi kita telah diterima kasi pidsus mewakili Kejari Cianjur dan telah meyakinkan warga Margaluyu bahwa minggu depan akan ada proses pemanggilan terhadap Kepala Desa,” terang Hendra. Hendra menegaskan jika minggu depan tidak ada pemanggilan kepada oknum kades tersebut sesuai janji pihak Kejari Cianjur, pihaknya beserta seluruh warga Desa Margaluyu akan mengepung Kejari Cianjur. “Jika minggu depan tidak ada pemanggilan terhadap oknum kades tersebut, kami pasitikan kita dan seluruh warga Margaluyu akan mengepung kantor Kejari Cianjur, untuk kembali menagih janji,” tegas Hendra. Sementara itu Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cianjur, Brian Kukuh Mediarto mengatakan, pihaknya akan mengupayakan secepatnya melakukan proses terkait laporan masyarakat ini. “Dengan kemampuan SDM yang ada secepatnya kita upayakan proses terkait full data dan full bucket soal laporan ini, insyaallah mulai minggu depan kita mulai prosesnya,” kata Brian. Brian menjelaskan sebagai awal proses pihaknya akan melakukan proses pemanggilan terhadap yang bersangkutan atau terlapor untuk mengetahui terkait apa yang dilaporkan serta data apa yang dibawa. “Proses awal kita akan lakukan pemanggilan terhadap terlapor dulu, untuk mengetahui terkait apa yang dilaporkan,” jelas Brian. Brian menegaskan tidak ada perkara yang tidak diproses, pasti semuanya akan diproses hanya memang butuh waktu apalagi dengan kondisi secara fakta Kejari Cianjur tenaga SDM-nya terbatas yang mungkin menjadi kendala dalam mempercepat proses perkara atau laporan. “Kendalanya agak klasik juga tapi faktanya memang begitu tenaga SDM kita terbatas, namun kita tegaskan tidak ada perkara yang tidak diproses pasti semuanya akan diproses dan butuh waktu,” tandas Brian. Diketahui warga Desa Margaluyu, Kecamatan Tanggeung melaporkan Kepala Desa Margaluyu ke Kejaksaan Negeri Cianjur pada tanggal 17 Februari 2022 atas dugaan penyelewengan dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2020 dan 2021 serta dugaan pemotongan dana bansos. Dugaan penyelewengan anggaran tersebut terungkap menyusul pengakuan oknum Kades dan BPD yang akan mengembalikan dana bersumber dari DD dan ADD sebesar Rp 212 juta. (Ghienz)